fbpx
089505043410 info@mbproperti.co.id

Pakai AC di rumah, memang biaya listrik otomatis akan naik.

Tapi sebenarnya pakai AC juga bisa tetap hemat listrik lho.

Karena sebenarnya ada trik dan tips pakai AC namun enggak membutuhkan daya yang besar sehingga tagihan listrik juga enggak bakal bengkak.

Dilansir dari laman Kompas oleh Grid, 1 AC yang 1PK jika dinyalakan selama 12 jam setiap hari akan menghasilkan tagihan listrik sebesar Rp 340.074.

Dan ini adalah hitungan 1 AC dengan tarif dasar listrik Rp 1.352 per kWh.

Angka ini pasti akan bertambah, apalagi jika kamu punya 2 AC di rumah dan dinyalakan sepanjang hari.

Masalahnya, ketika kita tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia, AC adalah hal yang sangat sulit untuk dihindari.

Lalu harus bagaimana cara menghemat penggunaan AC supaya tagihan listrik tidak lagi membengkak?

Melansir dari Klasika Kompas, berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan untuk menghemat penggunaan AC di rumah.

Pastikan suhu ruangan tertutup dengan baik

AC bekerja lebih efisien untuk mendinginkan suhu ruangan ketika ruangan tersebut sudah tertutup dengan benar.

Artinya, jika ada pintu, jendela atau ventilasi yang terbuka, hal itu dapat menyebabkan mesin AC bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mencapai posisi stand by.

Oleh karena itu, sebisa mungkin pastikan ruangan sudah tertutup dengan rapat dan hindari keluar masuk ruangan ketika AC sedang bekerja mendinginkan ruangan.

Setel suhu 23-25 derajat

Semakin rendah suhu yang kamu setel, semakin keras pula pekerjaan kompresor AC untuk mencapai titik suhu yang kamu inginkan.

Jadi, jika kamu masih sering menyetel AC dengan suhu di bawah 23 derajat, jangan heran kalu tagihanmu terus membengkak.

Nah, untuk menghemat energi, kamu bisa menyetel AC dengan suhu 23-25 derajat.

Pilih mode dry

Biasanya ada berbagai jenis mode pada AC seperti cool yang berfungsi untuk mendinginkan ruangan dan dry yang berfungsi mengurangi kelembaban udara.

Mode cool biasanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih keras sehingga membutuhkan daya listrik yang besar.

Oleh karena itu, pilihlah mode dry untuk menghemat energi.

Sesekali kamu bisa memilik mode cool ketika suhu di luar sedang sangat panas, namun jangan lupa untuk mengganti ke mode dry ketika suhu ruangan sudah nyaman.

CewekBanget.ID – Pakai AC di rumah, memang biaya listrik otomatis akan naik.

Tapi sebenarnya pakai AC juga bisa tetap hemat listrik lho.

Karena sebenarnya ada trik dan tips pakai AC namun enggak membutuhkan daya yang besar sehingga tagihan listrik juga enggak bakal bengkak.

Baca Juga: Jadi Tren Aksesoris, Pakai Kalung Masker Justru Berbahaya, Lho!

Dilansir dari laman Kompas oleh Grid, 1 AC yang 1PK jika dinyalakan selama 12 jam setiap hari akan menghasilkan tagihan listrik sebesar Rp 340.074.

Dan ini adalah hitungan 1 AC dengan tarif dasar listrik Rp 1.352 per kWh.

Angka ini pasti akan bertambah, apalagi jika kamu punya 2 AC di rumah dan dinyalakan sepanjang hari.

Masalahnya, ketika kita tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia, AC adalah hal yang sangat sulit untuk dihindari.

Lalu harus bagaimana cara menghemat penggunaan AC supaya tagihan listrik tidak lagi membengkak?

Melansir dari Klasika Kompas, berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan untuk menghemat penggunaan AC di rumah.

Pastikan suhu ruangan tertutup dengan baik

AC bekerja lebih efisien untuk mendinginkan suhu ruangan ketika ruangan tersebut sudah tertutup dengan benar.

Artinya, jika ada pintu, jendela atau ventilasi yang terbuka, hal itu dapat menyebabkan mesin AC bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mencapai posisi stand by.

Oleh karena itu, sebisa mungkin pastikan ruangan sudah tertutup dengan rapat dan hindari keluar masuk ruangan ketika AC sedang bekerja mendinginkan ruangan.

Baca Juga: #Girls4theFuture Jangan Takut, Ini Keuntungan Jadi Cewek Ambisius!

Setel suhu 23-25 derajat

Semakin rendah suhu yang kamu setel, semakin keras pula pekerjaan kompresor AC untuk mencapai titik suhu yang kamu inginkan.

Jadi, jika kamu masih sering menyetel AC dengan suhu di bawah 23 derajat, jangan heran kalu tagihanmu terus membengkak.

Nah, untuk menghemat energi, kamu bisa menyetel AC dengan suhu 23-25 derajat.

Pilih mode dry

Biasanya ada berbagai jenis mode pada AC seperti cool yang berfungsi untuk mendinginkan ruangan dan dry yang berfungsi mengurangi kelembaban udara.

Mode cool biasanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih keras sehingga membutuhkan daya listrik yang besar.

Oleh karena itu, pilihlah mode dry untuk menghemat energi.

Sesekali kamu bisa memilik mode cool ketika suhu di luar sedang sangat panas, namun jangan lupa untuk mengganti ke mode dry ketika suhu ruangan sudah nyaman.

Sesuaikan durasi penggunaan dengan kebutuhan

Kebiasaan pengguna dalam menggunakan AC sering kali tidak bijak.

Sebagian orang tidak langsung mematikan AC setelah digunakan dan menyalakan AC jauh sebelum waktu tidur.

Tentu saja kebiasaan ini dapat menyebabkan tagihan listrik membengkak karena semakin lama AC dinyalakan maka akan semakin mahal pula tagihan listriknya

Lakukan perawatan rutin tiga bulan sekali

Sebagian orang masih menganggap remeh pentingnya menyervis AC secara rutin tiga bulan sekali.

Pasalnya jika menurut mereka AC masih bisa digunakan dan masih dingin, itu berarti menyervis tidak dibutuhkan lagi.

Padahal, perawatan AC sangat penting untuk mencegah kerusakan dini sekaligus menghemat penggunaan AC.

Hal ini dikarenakan AC yang kotor akan membuat daya listrik yang dibutuhkan juga semakin tinggi.

Pastikan suhu ruangan tertutup dengan baik

AC bekerja lebih efisien untuk mendinginkan suhu ruangan ketika ruangan tersebut sudah tertutup dengan benar.

Artinya, jika ada pintu, jendela atau ventilasi yang terbuka, hal itu dapat menyebabkan mesin AC bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mencapai posisi stand by.

Oleh karena itu, sebisa mungkin pastikan ruangan sudah tertutup dengan rapat dan hindari keluar masuk ruangan ketika AC sedang bekerja mendinginkan ruangan.

Setel suhu 23-25 derajat

Semakin rendah suhu yang kamu setel, semakin keras pula pekerjaan kompresor AC untuk mencapai titik suhu yang kamu inginkan.

Jadi, jika kamu masih sering menyetel AC dengan suhu di bawah 23 derajat, jangan heran kalu tagihanmu terus membengkak.

Nah, untuk menghemat energi, kamu bisa menyetel AC dengan suhu 23-25 derajat.

Pilih mode dry

Biasanya ada berbagai jenis mode pada AC seperti cool yang berfungsi untuk mendinginkan ruangan dan dry yang berfungsi mengurangi kelembaban udara.

Mode cool biasanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih keras sehingga membutuhkan daya listrik yang besar.

Oleh karena itu, pilihlah mode dry untuk menghemat energi.

Sesekali kamu bisa memilik mode cool ketika suhu di luar sedang sangat panas, namun jangan lupa untuk mengganti ke mode dry ketika suhu ruangan sudah nyaman.

Sesuaikan durasi penggunaan dengan kebutuhan

Kebiasaan pengguna dalam menggunakan AC sering kali tidak bijak.

Sebagian orang tidak langsung mematikan AC setelah digunakan dan menyalakan AC jauh sebelum waktu tidur.

Tentu saja kebiasaan ini dapat menyebabkan tagihan listrik membengkak karena semakin lama AC dinyalakan maka akan semakin mahal pula tagihan listriknya.

Lakukan perawatan rutin tiga bulan sekali

Sebagian orang masih menganggap remeh pentingnya menyervis AC secara rutin tiga bulan sekali.

Pasalnya jika menurut mereka AC masih bisa digunakan dan masih dingin, itu berarti menyervis tidak dibutuhkan lagi.

Padahal, perawatan AC sangat penting untuk mencegah kerusakan dini sekaligus menghemat penggunaan AC.

Hal ini dikarenakan AC yang kotor akan membuat daya listrik yang dibutuhkan juga semakin tinggi.